Menanamkan Toleransi: Peran Strategis Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Membentuk Karakter Multikultural di Sekolah
Keywords:
Toleransi, Pendidikan Agama Kristen, Multikultural, Sikap IntoleransiAbstract
Abstract: This study aims to understand the role of Christian Religious Education teachers in addressing intolerance in schools through a qualitative approach that is more closely aligned with everyday experiences. In an increasingly diverse multicultural environment, the role of teachers goes beyond simply teaching religious concepts; they also serve as guides in shaping tolerant students' character. This research was conducted in several schools that integrate the Christian Religious Education curriculum, collecting data through in-depth interviews and observations of classroom interactions. The results indicate a gap in the implementation of the role of Christian Religious Education teachers in instilling tolerance effectively in schools, the challenges faced in the field, and the solutions successfully implemented. This paper is expected to inspire educators and policymakers about the importance of the role of Christian Religious Education teachers, who directly interact with students by creating a safe, peaceful, and inclusive school environment. This will create a generation with a high level of tolerance in a multicultural society.
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran guru Pendidikan Agama Kristen dalam mengatasi sikap intoleransi di sekolah melalui pendekatan kualitatif yang lebih dekat dengan pengalaman sehari-hari. Dalam lingkungan multikultural yang semakin beragam, peran guru melampaui sekadar mengajarkan konsep agama; mereka juga berfungsi sebagai pemandu dalam membentuk karakter siswa yang toleran. Penelitian ini dilakukan di beberapa sekolah yang mengintegrasikan kurikulum Pendidikan Agama Kristen, dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dan observasi interaksi di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan dalam implementasi peran guru PAK dalam menanamkan toleransi di sekolah, tantangan yang dihadapi di lapangan, dan solusi yang berhasil diterapkan. Tulisan ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi pendidik dan pembuat kebijakan tentang pentingnya peran guru PAK yang berkaitan langsung dengan peserta didik dengan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, damai dan inklusif. Dengan demikian akan tercipta generasi yang memiliki karakter dengan toleransi tinggi di tengah masyarakat multicultural.
References
Amir, S., & Hakim, A. (2018). Pemantapan Nilai-Nilai Pancasila untuk Mencegah Sikap Intoleransi di Sekolah SLTA PABA Binjai. REKOGNISI: Jurnal Pendidikan dan Kependidikan (E-ISSN 2599-2260), 3(2), 29-43.
Zebua, S., Tafonao, T., Dewi-Lidya, S., Sinaga, E., & Lahagu, A. (2021). Guru Pendidikan Agama Kristen Sebagai Ujung Tombak dalam Menekan Terjadinya Intolerasi di Antara Siswa di Sekolah. Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika, 4(2), 245-261.
Puspitasari, R. C. (2023, December). Peran Guru Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Dalam Pencegahan Dan Penanggulangan Intoleransi Peserta Didik di SMA N 1 Bangsri. In Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR) (Vol. 8).
Sipahutar, E., Lumbantobing, D. P., Gultom, H., & Sitompul, A. S. (2023). Strategi Guru Menumbuhkan Sikap Toleransi Peserta Didik Beda Agama Di SMA Negeri 3 Tarutung. JMPK: Jurnal Manajemen Pendidikan Kristen, 3(1), 28-48.
Kamaluddin, K., Sari, I., & Anggraini, M. (2021). Intoleransi menurut tokoh agama Islam dan Kristen. Studia Sosia Religia, 4(1).
Tholkhah, I. (2013). Potensi intoleransi keagamaan siswa sekolah di Jawa dan Sulawesi. Edukasi, 11(1), 294716.
Taufiq, O. H., Budiman, A., & Nurholis, E. (2024). Kebijakan dalam Menanggulangi Ancaman Intoleransi Beragama terhadap Ketahanan Ideologi Pancasila di Kabupaten Ciamis Jawa Barat.
Sinurat, N., Negara, M. I., & Ambarita, D. C. (2023). Fenomena Intoleransi Agama dalam Perda (Peraturan Bupati) Cilegon No. 9 Tahun 2006. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(5), 3220-3225.
https://ejournal.iaiskjmalang.ac.id/index.php/isrof/article/view/715/327
Suciartini, N. N. A. (2017). Urgensi pendidikan toleransi dalam wajah pembelajaran sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Jurnal Penjaminan Mutu, 3(01), 12-22.
Rijaal, M. A. K. (2021). Fenomena intoleransi antar umat beragama serta peran sosial media akun instagram jaringan gusdurian indonesia dalam menyampaikan pesan toleransi. Syiar: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 1(2), 101-114.
Biila, S. S., Jihadianti, S., Ritonga, B. P., Khonsa, H., Salamah, F., & Ramdoni, A. (2024, November). PENYULUHAN CEGAH 3 DOSA BESAR DALAM PENDIDIKAN (PERUNDUNGAN, KEKERASAN SEKSUAL, INTOLERANSI). In Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ.
Agustian, M., Wibawa, D. S., Tampubolon, L. H., Lubuk, F. R., & Fortuna, V. N. D. (2023). Meningkatkan Kompetensi Guru Di Lingkungan Forum Guru Agama Nasional Untuk Meminimalkan Sikap Intoleran Dengan Pendekatan Pendidikan Multikultural Di Kelas. WIDYA LAKSANA, 12(1), 134-141.
Lasmi, A., Bayhaqi, H., & Suhairi, S. (2022). Membangun Kerjasama Tim yang Efekti dalam Organisasi. Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting, 2(1), 35-45.
Role, M. T. B., & Simbolon, S. (2024). Pemahaman HAM dan Respon Mahasiswa Sekolah Tinggi Keagamaan Katolik terhadap Isu Sensitif Hak Asasi Manusia. Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial, 11(2), 112-133.
Zebua, S., Tafonao, T., Dewi-Lidya, S., Sinaga, E., & Lahagu, A. (2021). Guru Pendidikan Agama Kristen Sebagai Ujung Tombak dalam Menekan Terjadinya Intolerasi di Antara Siswa di Sekolah. Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika, 4(2), 245-261.
Tobe, Y., Tafuli, J., & Topayung, S. L. (2024). Pendidikan Agama Kristen Sebagai Sarana Pembentukan Karakter Dalam Konteks Multikulturalisme. Berkat: Jurnal Pendidikan Agama dan Katolik, 1(4), 25-37.
Zebua, S., Tafonao, T., Dewi-Lidya, S., Sinaga, E., & Lahagu, A. (2021). Guru Pendidikan Agama Kristen Sebagai Ujung Tombak dalam Menekan Terjadinya Intolerasi di Antara Siswa di Sekolah. Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika, 4(2), 245-261.



